Linux Security Foundations adalah program pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk membekali pemula dengan keterampilan operasional sistem operasi Linux melalui kacamata pertahanan siber (Cyber Defense).
Kurikulum ini tidak hanya mengajarkan cara menggunakan Linux, tetapi fokus pada filosofi Hardening (perkuatan sistem) dan Continuous Monitoring (pemantauan berkelanjutan).
Peserta akan bertransformasi dari seorang pengguna awam menjadi calon praktisi keamanan yang mampu mengelola infrastruktur server, menganalisis jejak digital melalui log, dan membangun sistem pertahanan otomatis.
Di akhir program ini, siswa diharapkan mampu:
Menguasai Arsitektur Keamanan: Memahami interaksi antara Kernel, Shell, dan User Space untuk meminimalisir Attack Surface.
Manajemen Akses Ketat: Menerapkan Principle of Least Privilege (PoLP) melalui pengaturan Permissions dan Ownership file yang presisi.
Investigasi Forensik Dasar: Melakukan analisis log sistem secara efisien menggunakan alat pengolahan teks untuk mendeteksi anomali atau serangan Brute Force.
Pertahanan Jaringan Aktif: Mengonfigurasi Firewall (UFW) dan melakukan Hardening pada layanan krusial seperti SSH.
Automasi Pertahanan: Membangun Security Scripts menggunakan Bash untuk mengotomatiskan audit keamanan sistem secara mandiri.
Program ini menggunakan pendekatan Storytelling-Driven Learning, di mana setiap bab disajikan sebagai misi operasional. Pembelajaran didukung oleh referensi standar industri internasional, termasuk:
NIST SP 800-123 (Guide to General Server Security).
CIS (Center for Internet Security) Benchmarks.
Filosofi Open-Source dari Linus Torvalds.
Mahasiswa/Pemula yang ingin berkarier sebagai SOC Analyst atau Penetration Tester.
System Administrator yang ingin meningkatkan standar keamanan pada infrastruktur mereka.
Antusias teknologi yang ingin memahami cara kerja "otak" di balik server-server internet dunia.